Komp. Perkantoran Marante, Jl. Poros Rantepao – Palopo KM.4, Lembang Tondon Kecamatan Tondon info@torajautarakab.go.id 085175359919

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Bakti, Rantepao, Senin (1/6/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, selaku Inspektur Upacara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagaimana ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa sekaligus landasan Indonesia dalam berkontribusi mewujudkan perdamaian dunia.

 

Upacara diikuti oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Pelaksanaan upacara berlangsung sesuai tata upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang ditetapkan secara nasional.

 

Dalam amanatnya, Bupati membacakan pidato resmi Kepala BPIP Republik Indonesia yang menekankan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Melalui amanat tersebut, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Indonesia. Pancasila disebut sebagai "bintang penuntun" sekaligus "jangkar moral" bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika global yang terus berubah.

 

Pidato Kepala BPIP juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Dalam konteks tersebut, Pancasila menjadi fondasi kebijakan Indonesia yang bebas dan aktif dalam membangun dialog, kerja sama, dan perdamaian antarbangsa.

 

Selain itu, generasi muda didorong untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Nilai-nilai keadilan sosial, toleransi, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman dinilai penting untuk terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

Diskominfo-SP - 2026