Komp. Perkantoran Marante, Jl. Poros Rantepao – Palopo KM.4, Lembang Tondon Kecamatan Tondon info@torajautarakab.go.id 085175359919

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Toraja Utara menandai penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong pembangunan yang lebih merata dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Puncak peringatan berlangsung di Lapangan Bakti Rantepao, Sabtu (25/7/2026), dengan mengusung tema “Bersinergi, Berkarakter, untuk Toraja Utara yang Maju, Makmur, dan Menyenangkan.”

 

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman hadir bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi RI Johanis Tanak. Kegiatan dipimpin Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong bersama Wakil Bupati Andrew Branch Silambi serta diikuti unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan masyarakat Toraja Utara.

 

Rangkaian acara dibuka dengan penampilan Tari Pa’gellu Tua oleh 300 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Penampilan tersebut menghadirkan kekayaan budaya Toraja sebagai bagian dari karakter daerah yang terus dipelihara di tengah pelaksanaan pembangunan.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan pentingnya pembangunan yang berkeadilan hingga ke wilayah terpencil. Menurutnya, tugas utama kepemimpinan daerah adalah berkarya dan meninggalkan legacy yang bermanfaat jangka panjang bagi masyarakatnya. Hal ini kemudian yang menjadi tolok ukur utama keberhasilan seorang pemimpin.

 

Bukan persoalan siapa yang menjabat dan kapan menjabatnya, tetapi apa yang dilakukan pada waktu dia menjabat. Itu yang kita tinggalkan untuk masyarakat kita,” ujar Andi Sudirman.

 

Ia menyatakan dukungan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk melanjutkan pembangunan daerah. Dukungan tersebut diarahkan agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas dan menjadi investasi bagi masa depan masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara. Bantuan itu diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, sektor pertanian dan perkebunan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah, serta program lain yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

 

Pemprov Sulsel juga menyerahkan bantuan bufferstock logistik penanggulangan bencana senilai Rp200.603.998. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat ketika terjadi bencana atau kondisi kedaruratan.

 

Pada rangkaian yang sama, diserahkan pula bantuan hibah masing-masing senilai Rp30 juta kepada sejumlah rumah ibadah. Dukungan tersebut diharapkan membantu pemenuhan kebutuhan sarana rumah ibadah dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dukungan pembangunan infrastruktur mencakup alokasi Rp42,7 miliar bagi sejumlah ruas jalan strategis di Toraja Utara melalui paket pembangunan jalan tahun jamak Pemprov Sulsel. Untuk sektor pengairan, Toraja Utara masuk dalam paket pembangunan irigasi senilai total Rp120 miliar, termasuk rehabilitasi Daerah Irigasi Balombong.

 

Gubernur juga menyebut delapan titik irigasi di wilayah Toraja masuk dalam rencana pembangunan. Pembangunan jaringan irigasi diharapkan meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian dan mendukung peningkatan frekuensi panen petani.

 

Andi Sudirman turut mengapresiasi pemanfaatan bantuan keuangan Pemprov Sulsel senilai Rp10 miliar pada 2025. Bantuan tersebut antara lain dimanfaatkan untuk pembangunan Taman Andalan Rante Ra’da’, Jembatan Ka’da, dan sejumlah infrastruktur lainnya.

 

Pada peringatan tersebut, Gubernur juga menandatangani prasasti pembangunan dan perbaikan UPT SMA Katolik Toraja Utara, SMA Kristen Barana, UPT SMAN 11 Toraja Utara, SMAN 7 Toraja Utara, SMAN 6 Toraja Utara, serta Jembatan Ka’da.

 

Dalam dialog bersama Gubernur pada rangkaian acara, Bupati Frederik Victor Palimbong menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan daerah, meliputi penataan jalan di kawasan perkotaan, pengembangan hilirisasi kopi melalui kawasan agrowisata, serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kedinasan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Gubernur merespons dengan meminta agar rencana dan dokumen pendukungnya disiapkan untuk dibahas lebih lanjut.

 

 

Diskominfo-SP 2026