Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

Hingga saat ini Kopi masih tetap menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia bersama Kakao dan Teh. Sebagai negara pengekspor kopi ke-4 terbesar di dunia kualitas, kuantitas , kontinyuitas dan harga yang bersaing menjadi kriteria yang harus terus ditingkatkan oleh produsen kopi domestik untuk memenuhi permintaan kopi yang semakin besar sehingga mampu bersaing dengan produsen kopi dari negara lain.

Melihat hal tersebut, Toraja Utara sendiri sebagai salah satu penghasil Kopi Arabica Toraja berkualitas tinggi yang memiliki lahan perkebunan kopi jenis Arabica seluas 11.736 ha dan lahan potensial seluas 43.000 ha terus berupaya melakukan pengembangan kualitas maupun kuantitas Kopi Arabica Toraja termasuk juga dengan melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas pengetahuan petani kopi sehinggag mampu menghasilkan kopi yang berkualitas dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Toraja Utara Dr. Kalatiku Paembonan, M.Si saat membuka kegiatan Pertemuan Pengembangan Kopi Di Toraja yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan, Selasa (9/10).

Dengan kondisi geografis Toraja Utara yang secara keseluruhan memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor agrobisnis, Kalatiku melanjutkan perkebunan kopi akan menjadi salah satu penyokong utama memperkuat sektor pariwisata agribisnis Toraja Utara. Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Dinas pertanian memiliki tugas yang berat untuk dapat melakukan inovasi sekaligus melakukan pembinaan-pembinaan kepada petani Kopi sehingga kualitas dan kuantitas produksi kopi dapat terus meningkat. 

"saya berharap kepada seluruh penyuluh pertanian yang hadir pada saat ini untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah melalui rapat ini bagaimana tata cara penanaman kopi yang baik.marilah kita membawa Kabupaten kita semakin maju dan menjadikan nama baik Toraja Utara," ungkapnya

Bupati juga menyampaikan harapannya agar setiap Kecamatan memiliki lahan perkebunan kopi asli Toraja yang dikelola oleh masyarakat untuk peningkatan kuantitas produksi yang akan mempertegas posisi Toraja Utara sebagai ikon produsen kopi Arabika di Indonesia bahkan di dunia. 

Sementara Prof. Dr. Ir. Sampe Paembonan yang juga hadir sebagai narasumber itu menerangkan pentingnya mempertahankan sekaligus mengembangkan kopi Toraja "todolo" sebagai ciri khas dan kebanggaan Toraja.

Upaya mempertahankan dan mengembangkan kopi asli Toraja ini, menurut Sampe Paembonan harus dimulai dengan peningkatan pengetahuan petani kopi. Dengan peningkatan pengetahuan petani akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kopi yang bernilai jual tinggi yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan petani kopi Toraja. Hal ini lanjutnya membutuhkan komitmen dan kerjasama semua pihak sehingga kopi sebagai komoditas ekslusif dalam perekonomian Toraja Utara dapat terwujud.

Pertemuan Pengembangan Kopi Toraja ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Toraja Utara Medan Sandabunga, SP, perwakilan SKPD terkait, para Penyuluh Pertanian, anggota Forum Peduli Kopi, adan anggota Kelompok Tani Kopi.  

Author : Asriani Sirandan; Foto : Sendri Sudi 
LPDI Komunikasi Publik Diskominfo.SP Toraja Utara

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2810405
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 53

Kemarin 307

Minggu ini 1318

Bulan ini 6397

Total 89165