Komp. Perkantoran Marante, Jl. Poros Rantepao – Palopo KM.4, Lembang Tondon Kecamatan Tondon info@torajautarakab.go.id 085175359919

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (31/3/2026), dengan fokus pada percepatan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur strategis pendukung ekonomi.

Musrenbang tersebut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Amson Padolo, S.Sos., M.Si mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., menegaskan bahwa RKPD merupakan komando kebijakan tahunan yang harus menjadi acuan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program pembangunan.

RKPD bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi arah kebijakan yang harus selaras dan terukur dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Bupati menyampaikan bahwa sejumlah indikator makro pembangunan daerah menunjukkan tren positif hingga tahun 2025.

Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,36 persen, meningkat dari 4,49 persen pada tahun sebelumnya. Tingkat Pengangguran Terbuka berhasil ditekan menjadi 2,01 persen, menjadikan Toraja Utara sebagai salah satu daerah dengan tingkat pengangguran terendah di Sulawesi Selatan.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 73,24, menempatkan Toraja Utara pada posisi kedua tertinggi di Sulawesi Selatan. Di sisi lain, angka kemiskinan menurun menjadi 10,05 persen dan ketimpangan pendapatan (Gini Ratio) membaik menjadi 0,285.

Kinerja keuangan daerah juga menunjukkan capaian positif dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 mencapai sekitar Rp69,42 miliar atau 96,50 persen dari target yang ditetapkan, menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah Kabupaten Toraja Utara.

Berdasarkan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menetapkan tema pembangunan tahun 2027, yaitu “Akselerasi Pelayanan Publik dan Infrastruktur Strategis Pendukung Ekonomi.

Arah pembangunan ini difokuskan pada penguatan sektor unggulan daerah melalui hilirisasi, peningkatan daya saing produk lokal seperti kopi Toraja dan kerajinan, pembangunan infrastruktur pendukung industri, serta penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan akademisi.

Selain itu, pembangunan daerah juga diarahkan pada delapan prioritas utama, meliputi peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan sektor pertanian dan peternakan, penguatan pariwisata berbasis budaya, pengembangan UMKM, peningkatan infrastruktur dasar, reformasi tata kelola pemerintahan, serta penguatan ketahanan sosial, budaya, dan lingkungan.

Musrenbang RKPD Kabupaten Toraja Utara Tahun 2027 diikuti oleh unsur DPRD, perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan.

 

Diskominfo-SP - 2026