Toraja Utara kembali menghadirkan Toraya Ma'Gellu 2026 yang akan berlangsung pada 19-20 Juni 2026 di kawasan Art Center dan Alun-Alun Rantepao. Mengusung tema Harmoni Dalam Gerak, perhelatan budaya tersebut menjadi ruang ekspresi seni tari sekaligus ajang promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Kesiapan pelaksanaan event dibahas dalam konferensi pers yang digelar di Art Center Rantepao, Selasa (16/6/2026), melibatkan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) DPC Toraja Utara, Forkopimda, serta sejumlah instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib.
Tahun ini, Toraya Ma'Gellu tidak hanya menghadirkan penampilan seni tari Toraja, tetapi juga melibatkan komunitas dan kelompok tari dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para peserta tersebut diharapkan semakin memperkaya ruang pertukaran budaya sekaligus memperkuat semangat kolaborasi yang menjadi ruh penyelenggaraan event.
Ketua MASATA DPC Toraja Utara, Damayanti Batti, mengatakan keberhasilan Toraya Ma'Gellu masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
"Toraya Ma'Gellu merupakan salah satu event unggulan yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Karena itu, dukungan dan kerja sama seluruh pihak sangat penting agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, aman, dan tertib, terlebih akan hadir penari dari berbagai daerah," ujarnya.
Toraya Ma'Gellu menjadi salah satu dari 125 event terpilih dari 38 provinsi yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Program yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tersebut bertujuan memperkuat promosi destinasi wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui event-event unggulan berbasis budaya dan pariwisata.
Selain pertunjukan seni tari, Toraya Ma'Gellu 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, di antaranya Tari Massal Toraya Ma'Gellu, pagelaran tari, workshop tari, pameran UMKM, dan fashion show yang melibatkan komunitas seni, pelaku usaha kreatif, serta masyarakat.
Toraya Ma'Gellu pertama kali digelar pada tahun 2022 sebagai wadah pelestarian seni tari dan budaya Toraja. Dalam perkembangannya, event ini terus tumbuh menjadi ruang kolaborasi bagi seniman, komunitas budaya, generasi muda, dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat identitas budaya Toraja sekaligus mendukung sektor pariwisata.
Lebih dari sekadar pergelaran seni, Toraya Ma'Gellu menghadirkan ruang perjumpaan budaya yang mempertemukan seniman, komunitas kreatif, dan masyarakat. Interaksi tersebut turut memperkuat ekosistem seni budaya Toraja sekaligus memperluas daya tarik Toraja Utara sebagai destinasi wisata budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Diskominfo-SP - 2026















