Komp. Perkantoran Marante, Jl. Poros Rantepao – Palopo KM.4, Lembang Tondon Kecamatan Tondon info@torajautarakab.go.id 085175359919

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memperkuat pelaksanaan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di daerah. Program tersebut disosialisasikan kepada para pemangku kepentingan dalam kegiatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Selasa (26/5/2026).

Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi, menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan pertumbuhan anak, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia pada masa depan. Karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

"Gerakan GENTING ini mengajak kita semua mengetuk pintu hati para pemangku kepentingan, pelaku usaha, dan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak berisiko stunting di Toraja Utara," ujar Andrew.

 

Ia menilai semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus diperkuat agar upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif. Menurutnya, komunikasi yang intens, edukasi yang merata, serta aksi nyata di lapangan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

 

"Masalah stunting bukan persoalan kecil. Jika semua pihak bergerak bersama, maka Toraja Utara bebas stunting bukan lagi sekadar mimpi," tambahnya.

 

Plt. Kepala DP3A2KB Kabupaten Toraja Utara, Samuel Sampe Rompon, menjelaskan bahwa GENTING merupakan salah satu program prioritas nasional dalam percepatan penurunan stunting. Program ini didukung berbagai intervensi, mulai dari pendampingan keluarga, pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, hingga penguatan peran Tim Pendamping Keluarga di tingkat desa dan kelurahan.

 

Dalam pemaparan materi, narasumber DP3A2KB, Dorce Paseru, menjelaskan bahwa sasaran program meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta usia 0 hingga 23 bulan yang masuk kategori keluarga berisiko stunting.

 

Menurutnya, dukungan orang tua asuh tidak selalu harus berbentuk bantuan dalam jumlah besar. Pendampingan yang berkelanjutan dan sesuai kebutuhan keluarga sasaran menjadi bagian penting dari keberhasilan program.

 

Bantuan yang diberikan dapat berupa pemenuhan kebutuhan nutrisi, edukasi, dukungan akses air bersih, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Bentuk intervensi tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.

 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara, Salvius Pasang, meminta camat dan lurah segera melakukan pendataan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya pemetaan calon orang tua asuh agar bantuan dapat tepat sasaran.

 

"Prioritaskan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan pastikan pendampingan dilakukan secara nyata," tegasnya.

 

Pelaksanaan Program GENTING di Kabupaten Toraja Utara dapat memperkuat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

 

 

Diskominfo-SP - 2026