Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

PALOPO || Bencana longsor yang terjadi pada Jumat (26/06/2020) sore lalu menyebabkan putusnya ruas jalur utama yang menghubungkan Kota Palopo dan Kabupaten Toraja Utara. Sesuai data yang diperoleh melalui https://palopokota.go.id/,  selain memutus lalu lintas dan distribusi logistik Rantepao - Palopo, bencana longsor tersebut juga mengakibatkan sembilan unit rumah ikut terbawa longsor dengan kerugian materil yang ditaksir mencapai  Rp. 5 milyar.

Pasca bencana tersebut dilaporkan, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palopo dan Provinsi Sulsel untuk bersinergi dalam penanggulangan bencana. Selain itu, Pemkab Toraja Utara juga menerjunkan tim dari BPBD dan DInsos untuk memberi dukungan bantuan penangulangan di lokasi bencana. 

"Pemkab Toraja Utara melalui Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan losgistik kepada warga Palopo yang terisolir akibat longsor, dan kami terus koordinasi dengan Pemprov SulSel dan Pemkot Palopo soal longsor di poros jalan nasional ini," jelas Wabup Yosia Rinto Kadang, saat mendampingi Wagub Sulsel, Andi Sudirman bersama Anggota DPR RI, Sarce Bandaso' meninjau kondisi lokasi dan warga yang terdampak sehari pasca bencana, Sabtu (27/06/2020). 

Sebagaimana dilansir laman https://sulselprov.go.id/, Wagub Andi Sudirman menyebut, status jalan terdampak bencana longsor tersebut adalah jalan nasional yang kewenangannya berada di Pemerintah Pusat, sehingga untuk penanganan kedaruratannya oleh pemerintah daerah dilakukan melalui koordinasi Kementerian PUPR. 

"kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, mengingat jalan yang longsor statusnya adalah jalan nasional, sehingga segera ada solusi karena mengakibatkan 100 persen badan jalan terputus, dan tentunya membutuhkan opsi-opsi dengan spesial design," jelas Wagub.

Wagub Andi Sudirman dalam peninjauannya tersebut memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak berupa santunan, sembako, kompor gas, dan tenda.

Titik longsor yang memutus jalan penghubung Rantepao - Palopo ini berada di kilometer 366+500 dan di kilometer 368 yang ada di bawahnya atau kilometer 24 dari kota Palopo. Bencana longsor tersebut merupakan puncak dari pergeseran tanah yang terjadi dari April 2020 lalu, ditandai dengan adanya retakan pada aspal disertai penurunan badan jalan. 

Reporter: Gabriel Steven

 

LPDI - Komunikasi Publik 

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 388

Kemarin 337

Minggu ini 388

Bulan ini 1136

Total 274795