Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

Kesu' || Percepatan penanganan stunting di Toraja Utara sejatinya membuka wawasan semua pihak bahwa kondisi gagal tumbuh bukan hanya masalah kesehatan saja tapi menjadi tanggung jawab bagi sektor - sektor lain (pendidikan, sanitasi, air bersih, pertanian/pangan, jaminan sosial dan komunikasi) yang memiliki kaitan erat terhadap prevalensi stunting.

Olehnya, strategi penanganan stunting secara konvergen menjadi pilihan pemerintah agar intervensi yang dilakukan sektor - sektor inti tersebut benar - benar saling selaras dan tepat sasaran sehingga dapat lebih signifikan berdampak luas pada penurunan prevalensi kasus stunting di Toraja Utara.

"apa yang kita lihat di lapangan ternyata kabupaten ini memerlukan pembenahan yang serius dalam hal pencegahan dan penurunan angka stunting, karena itu dibutuhkan program yang spesifik, dan saya kira yang paling penting (intervensi) di sektor pertanian dan perikanan," ujar Bupati Toraja Utara, Dr. Kalatiku Paembonan, M.Si dalam sambutannnya di kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang berlangsung di Hotel Misiliana, Kesu', Selasa (04/08/2020).

Bupati mencontohkan,  sektor pertanian dan perikanan memiliki peran penting untuk menyediakan akses pangan dan produk gizi yang beragam dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat khususnya warga di wilayah pelosok yang memiliki kerawanan terjadinya stunting.       

"jadi ini memang saya lihat memerlukan perhatian khusus terutama di dua sektor ini yakni Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian, tetapi yang terpenting dari semuanya ini adalah bagaimana program-program kita menjangkau ke pelosok desa, jadi itu yang disebut dengan gerakan penanaman pembibitan, perikanan dan pertanian, lanjutnya.

Aspek penting lainnya yang perlu diperhatikan dalam penanganan stunting secara konvergen yaitu penguatan peran kelembagaan yang mewakili sektor-sektor terkait. Dengan keterlibatan 15 perangkat daerah, tentunya dibutuhkan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antar perangkat daerah ini baik sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan lebih efektif.

"Saya berharap agar Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Lembang harus bekerjasama dengan Dinas Kesehatan supaya kedepannya stanting ini kita serius untuk menanganinya pada khusus SKPD yang terkait," imbuh Bupati Kalalatiku Paembonan.

Terkait sasaran kegiatan ini, Bupati meminta para Kader Pembangunan Manusia yang dilatih selama dua hari tersebut mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di lembang dan kelurahan masing -masing, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat dengan giat melakukan penyuluhan mengenai pentingnya pencegahan stunting dan peka terhadap kondisi warga masyarakat di lingkungannnya.

Pembentukan dan Pelatihan KPM yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Toraja Utara ini merupakan Aksi #5 dari Delapan tahapan Aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting. Peserta berasal dari Kader KPM yang mewakili 15 lokus aksi intervensi di Kabupaten Toraja Utara.        

Tim Reporter: Amos Rapang; Martinus Silolongan
 
 
LPDI - Komunikasi Publik 

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 54

Kemarin 371

Minggu ini 2847

Bulan ini 8813

Total 294110